You need to enable JavaScript to run this app.

Photo Anggota


Jordain Riyadi Taufik, M.Psi., Psikolog


Psikolog Klinis di sekitar Kota Jakarta Barat dengan minat keahlian Pemeriksaan Psikologis & Pendekatan Berbasis Psikoterapi
NIAIPK 23014503
STRPK MB00000794486831
SIPPK 3/B.62/31.73.02.1005.16.K-1.b/3/TM.09/e/2024 (ED.2.2029)

TEMPAT PRAKTIK:
IRENITY MIND CLINIC
Jl. Tanjung Duren Utara IIIA No.337, RT.7/RW.3, Tj. Duren Utara, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Dki Jakarta


Jordain Riyadi Taufik, M.Psi., Psikolog merupakan Psikolog Klinis yang menempuh pendidikan studi Sarjana dan Magister Psikologi Profesi Klinis di Universitas Tarumanagara. Saat ini ia tergabung dalam anggota Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) dan telah terregistrasi secara Nasional oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes).

Jordain Riyadi Taufik pernah melakukan Praktik Kerja Profesi Psikologi Klinis di beberapa institusi, mulai dari Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya), Lembaga Permasyarakatan Kelas II-A Salemba (LAPAS Salemba), dan Panti Werdha Tresna Werdha Budi Mulia 2 (PSTW BM 2). Ia juga sudah berpraktik di Klinik Utama Kejiwaan area Jakarta Barat, dengan spesialisasi penanganan gejala mood yang bermasalah (gejala depresi, marah, cemas), gejala adiksi/candu (game online, judi online, masturbasi, konsumsi konten porno, perilaku penyaluran hasrat seks yang berpotensi melanggar norma, alkohol), masalah relasi/hubungan antara anak dengan orang tua hingga masalah perilaku terutama perilaku melanggar aturan/kepatuhan.

Pada kesempatan lainnya, ia juga pernah menjadi narasumber di beberapa forum penting. Ia pernah menjadi narasumber dalam “Talkshow Kompas.ID Kelas Bunga Matahari: Cara Praktis Membangun Hubungan Orang Tua & Anak yang Harmonis”, fasilitator di “Komunitas Kanker Payudara Srikandi Sep 2023 Indonesia”, Forum Diskusi Ilmiah (FDI) di Universitas Tarumanagara terkait penggunaan smartphone yang bermasalah hingga berperan sebagai tester dalam proses tes Kesehatan jiwa secara massal di instansi-instansi Pemerintah.

Dalam kurun waktu 2024–2025, ia pun turut mendalami beberapa metode pemeriksaan hingga intervensi terapi berbasis teknologi/non-invasive neurotechnology. Ia menjalani proses pelatihan pemetaan fungsi otak berbasis mesin brainmapping EEG-qEEG dari pihak Rumah Sakit Soeharto Heerdjan dan pelatihan regulasi fungsi otak berbasis mesin neurofeedback therapy dari pihak RSUP Dr. Kariadi.



CARI PSIKOLOG LAIN